Pendidikan spiritual anak usia dini : upaya penggalian narasi edukatif Al Quran dalam pembinaan rasa keagamaan pada anak.

Rohimin, Rohimin (2017) Pendidikan spiritual anak usia dini : upaya penggalian narasi edukatif Al Quran dalam pembinaan rasa keagamaan pada anak. NUANSA : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan, 10 (2). pp. 170-178.

[img] Text
562 - Published Version

Download (20kB)
Official URL: http://ejournal.iainbengkulu.ac.id

Abstract

Abstract : This paper aims to explore and elaborate narrative-educational of al-Quran about giving the direction of spiritual education of early childhoodmethodology. Spirituality education in early childhood is a spirituality education without tariqah, suluk, maqam, and murshid. Spiritual education developed in early childhood is a spiritual education that is dzauqiyah, that is spirituality that is perceived and not rationalized spirituality. Spiritual education is basically building and developing the potential divine nature that has been conferred on every human being. The building of spiritual education is the immunization of human beings in order to stay awake and preserved in the circle of homosexual religious, that is the man who covered with religion. From the very beginning creation of man, the Qur’an provides an educative narrative in order to establish and develop a sense of religion, especially in early childhood. This religious sense in turn will provide endurance for humans in tracing its life cycle. Spiritual education through the guidance of religious sense in early childhood is seen as a glorious time to stimulate the nature of the divine instincts that already exist in each child. Keywords: Spiritual education, early childhood, narrative-educational, and al-Quran Abstrak: Tulisan ini bertujuan menggali dan mengelaborasi narasi-edukatif al-Quran tentang petunjuk dalam memberi arah metodik pendidikan spiritual anak usia dini. Pendidikan spiritualitas pada anak usia dini merupakan pendidikan spiritualitas tanpa tariqah, suluk,maqam, dan mursyid. Pendidikan spiritual yang dikembangkan pada anak usia dini ialah pendidikan spiritualitas yang bersifat dzauqiyah, yaitu spiritualitas yang dihayati dan dirasakan bukan spiritualitas yang dirasionalkan. Pendidikan spritual pada dasarnya adalah membangun dan menumbuhkembangkan potensi fitrah ketuhanan yang sudah dianugerahkan kepada setiap manusia. Bangunan pendidikan spritual merupakan imunisasi manusia agar tetap terjaga dan terpelihara dalam lingkaran homo religius, yaitu manusia yang berfitrah agama. Sejak awal penciptaan manusia, al-Quran memberi narasi edukatif agar membangun dan menumbuhkembangkan rasa keagamaan, terutama pada masa anak usia dini. Rasa keagamaan ini pada gilirannya akan memberi daya tahan bagi manusia dalam menelusuri siklus kehidupannya. Pendidikan spritual melalui pembinaan rasa keagamaan pada anak usia dini dipandang sebagai masa gemilang untuk merangsang fitrah naluri ketuhanan yang sudah ada pada diri setiap anak. Kata kunci : Pendidikan spiritual, anak usia dini, narasi-edukatif, dan al-Quran

Item Type: Article
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
Depositing User: megi arian
Date Deposited: 26 Feb 2018 03:34
Last Modified: 16 Mar 2018 02:03
URI: http://repository.iainbengkulu.ac.id/id/eprint/10

Actions (login required)

View Item View Item