Pelaksanaan Sistem Lelang Barang Jaminan pada Unit Pegadaian Syariah (UPS) Semangka Kota Bengkulu

Oktami, Diani (2017) Pelaksanaan Sistem Lelang Barang Jaminan pada Unit Pegadaian Syariah (UPS) Semangka Kota Bengkulu. Diploma thesis, IAIN Bengkulu.

[img]
Preview
Text
Dian Oktami.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pelaksanaan Sistem Lelang Barang Jaminan pada Unit Pegadaian Syariah (UPS) Semangka Kota Bengkulu oleh Diani Oktami NIM 2123138386. Ada dua rumusan masalah yang dibahas dalam skripsi ini, yaitu (1) Bagaimana pelaksanaan sistem lelang barang jaminan pada Unit Pegadaian Syariah (UPS) Semangka Kota Bengkulu, (2) Apa saja kendala yang dihadapi Unit Pegadaian Syariah (UPS) Semangka Kota Bengkulu dalam melakukan lelang barang jaminan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memperoleh data yang diperlukan dan penelitian yang obyeknya mengenai gejala-gejala atau peristiwa yang terjadi pada suatu kelompok masyarakat. Fenomena disini adalah pelaksanaan sistem lelang barang jaminan pada Unit Pegadaian Syariah Semangka di Kota Bengkulu. Kemudian sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan pembahasan, hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut : Pertama, bahwa pelaksanaan sistem lelang barang jaminan pada UPS Semangka Kota Bengkulu, yaitu : (a) Waktu pelaksanaan lelang sudah jatuh tempo sehingga pihak pengelola UPS memajang barang jaminan yang akan dilelang di Kantor Cabang atau Kantor UPS dalam kurun waktu tertentu, (b) Pelelangan dengan cara menjual barang jaminan di toko-toko tertentu, seperti barang jaminan emas dijual ke toko emas, sedangkan barang jaminan kendaraan bermotor dijual ke showroom-showroom, (c) Apabila barang jaminan masih belum terjual, maka pegadaian akan melakukan bursa lelang di muka umum. Kedua, kendala-kendala yang dihadapi pihak UPS Semangka Kota Bengkulu dalam melakukan pelelangan barang jaminan, yaitu : (a) Dunia usaha sedang lesu sehingga minat untuk membeli barang lelang menurun, (b) Tidak adanya pembeli barang yang dilelang, (c) Berubah-ubahnya harga pasar terhadap barang jaminan, (d) Proses pemberitahuan lelang yang tidak sampai pada pihak nasabah atau masyarakat, (e) Kurang memadai dan representatifnya tempat pelelangan, dan (f) Sulitnya pihak Pengelola UPS menjual Barang Sisa Lelang (BSL). Kata Kunci : Lelang, Barang Jaminan, Pegadaian Syariah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Social Sciences
Depositing User: Mr Wawan Kurniawan
Date Deposited: 17 Mar 2019 01:01
Last Modified: 17 Mar 2019 01:01
URI: http://repository.iainbengkulu.ac.id/id/eprint/298

Actions (login required)

View Item View Item