PENAFSIRAN ISLAM KA>FFAH QS. AL-BAQARAH/2: 208 DALAM TAFSIR KHAWATIR ASY-SYA’RAWI HAULA AL-QUR’AN AL-KARIM KARYA MUHAMMAD MUTAWALLI ASY-SYA’RAWI

Nengsih, Lestari (2021) PENAFSIRAN ISLAM KA>FFAH QS. AL-BAQARAH/2: 208 DALAM TAFSIR KHAWATIR ASY-SYA’RAWI HAULA AL-QUR’AN AL-KARIM KARYA MUHAMMAD MUTAWALLI ASY-SYA’RAWI. Diploma thesis, UIN Fatmawati Sukarno.

[img]
Preview
Text
SKRIPSI LESTARI NENGSIH.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

‚Penafsiran Islam Kaffah QS. al-Baqarah/2: 208 dalam Tafsir Khawatir asy-Sya’rawi Haula al-Qu’ran alKarim karya Muhammad Mutawalli asy-Sya’rawi.‛ Islam Kaffah dipahami dengan mengamalkan seluruh syariat Islam. Kajian Islam Kaffah menjadi perbincangan yang selalu menarik di kalangan mufassir al-Qur’an hingga saat ini. Beragamnya penafsiran dari berbagai kalangan terhadap Islam Kaffah menimbulkan perdebatan, terutama dalam hubungannya dengan penerapannya dalam ideologi negara dan kekafahan yang diimplementasikan dengan ketidakramahan. Dalam rangka menelaah fenomena ini, maka penulis melakukan penelitian penelitiaan dengan judul ‚penafsiran Islam Kaffah dalam QS. al-Baqarah/2: 208 dalam terjemah tafsir Khawatir asy-Sya’rawi Haula al-Qur’an al-Karim Karya Muhammad Mutawalli asy-Sya’rawi,‛ guna menjawab secara signifikan atas pertanyaan yang muncul; bagaimana penafsiran Islam Kaffah dalam QS. al�Baqarah/2: 208 dalam terjemah tafsir Khawat}ir asy-Sya’ra>wi Haula al-Qur’a>n alKari>m Karya Muhammad Mutawalli asy-Sya’rawi. Pada penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Terkait dengan metode penelitian tafsir dapat dikategorikan termasuk dalam pendektan studi tokoh, yakni penelitian yang mengkaji mengenai ide, konsep, atau gagasan tokoh. Hasil dari penelitian ini, asy-Sya’rawi menafsirkan al-silm dengan Islam. Dalam penafsirannya asy�Sya’rawi menghubungkan makna Islam dan perdamaian. Islam kaffah menurut asy-Sya’rawi adalah mengamalkan seluruh ajaran Islam dengan tidak mengambil setengah syariat lalu meninggalkan syariat lainnya. Dengan pengamalan syariat secara keseluruhan diharapkan manusia dan umat muslim khususnya dapat dinaungi kebahagiaan, keselamatan, dan kedamaian. Islam ka>ffah menurut asySya’rawi juga mencakup persoalan tatanegara, namun asy-Sya’rawi bersikap moderat dalam hal ini, baginya apabila syariat Islam dapat diterapkan dalam negara maka hendaklah itu dilakukan, akan tetapi jika tidak ada kemungkinan untuk diterapkan, maka hendaknya penerapan syariat secara kaffah itu dilaksanakan oleh pemeluknya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Islam Kaffah, Muhammad Mutawalli asy-Sya’rawi
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Ushuluddin Adab dan Dakwah > Ilmu Al - Quran dan Tafsir
Depositing User: ms yuliana saputri
Date Deposited: 05 Nov 2021 02:53
Last Modified: 05 Nov 2021 02:53
URI: http://repository.iainbengkulu.ac.id/id/eprint/7601

Actions (login required)

View Item View Item