JEJAK KERAJAAN INDERAPURA (INDROPURO) DI WILAYAH MUKOMUKO TAHUN 1500 – 1792 M

Hambali, Hambali (2022) JEJAK KERAJAAN INDERAPURA (INDROPURO) DI WILAYAH MUKOMUKO TAHUN 1500 – 1792 M. Diploma thesis, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.

[img]
Preview
Text (Skripsi)
HAMBALI.pdf

Download (8MB) | Preview

Abstract

Jejak Kerajaan Inderapura (Indropuro) Di Wilayah Mukomuko Tahun 1500-1792 M. Persoalan yang dikaji dalam skripsi ini, yaitu: (1). Untuk mengetahui sejarah berdirinya Kerajaan Inderapura serta janji setio yang terdapat pada kerajaan. (2). Untuk mengatahui apa saja yang menjadikan Kerajaan Inderapura mengalami kemajuan dan kemunduran. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah melalui 4 tahapan: heuristik, verifikasi/kritik sumber interpretasi, dan historiografi, serta menggunakan teori murthada mutahhari yaitu pengetahuan tentang kejadian-kejadian, peristiwa-peristiwa, dan keadaan-keadaan manusia di masa lampau dengan kaitannya dengan kejadian-kejadian masa kini. Dengan hasil penelitian bahwa Sejarah berdirinya Kerajaan Inderapura ada beberapa fase sebelum terbentuk Inderapura yaitu fase Semenanjung Pura, fase Indojati, fase Air Pura dan barulah menjadi Inderapura pada abad ke 5 dan ke 8. Raja pertamanya adalah Zattulasyah tetapi beliau masuk dalam ranji nenek merajo, jadi yang berhak menjadi raja pertama adalah Johan Berdaulatsyah. Kemudian yang membawa Inderapura di Mukomuko yaitu Sang Pati Lauttawa dan Usmansyah. Kemudian dilanjutkan oleh anak Usmansyah menjadi pemimpin Kesultanan Inderapura ke Mukomuko yaitu Sultan Gegar Alamsyah (Tuangku Berdarah Putih) dan istananya di macang maniah teluk kualo. Kerajaan Inderapura mengalami kemajuan pada masa Sultan Gegar Alamsyah dan Sultan Muhammad Baki. Kerajaan Inderapura mengalami kemunduran terjadi pemecahan antar keluar istana politik Belanda, masuknya Belanda wilayah Indrapura yang ingin menguasai wilayah kekuasaan kerajaan, terjadinya pemberontakan VOC adu domba antar keluarga istana. Dapat disimpulkan bahwa berdirinya Kerajaan Indrapura melalui 4 fase yaitu Semanjung Pura, Indojati, Air Pura, dan Indrapura serta harus mencukupi 20 priotin untuk berdiri Kerajaan Indrapura. Raja pertamanya adalah Tuanku Berdarah Putih (Sultan Gegar Alamsyah). Kamajuan dan kemunduran pada masa Sutan Gegar Alamsyah dan Muhammad Baki setelah wafat beliau maka terjadi peributan kekuasaan di dalam istana Kerajaan Istana dan politik Belanda.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Jejak, Kerajaan Indrapura, Peninggalan, Wilayah Mukomuko.
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Ushuluddin Adab dan Dakwah > Sejarah Kebudayaan Islam
Depositing User: Arlan Arlan fairuz
Date Deposited: 19 Apr 2022 00:54
Last Modified: 19 Apr 2022 00:54
URI: http://repository.iainbengkulu.ac.id/id/eprint/8177

Actions (login required)

View Item View Item